YESUS DATANG 2012
Siapkan Diri, Waspadai Sensasi

Sep
21

SENSASI DARI MASA KE MASA

Pada tahun 200 Masehi, Hippolytus mengajarkan bahwa dunia akan berakhir pada tahun 500 Masehi. Ia sendiri adalah seorang cendekiwan Roma yang menjadi Kristen. Ternyata, pada tahun 500 itu, kekaisaran Roma Barat runtuh. Roma memang kiamat, tetapi dunia belum berakhir juga.

Menurut catatan Naisbitt (1990), disamping tahun 500 dan 1000 Masehi, beberapa tahun berikut ini pernah diprediksikan sebagai tahun kiamat: 1260, 1420, 1533, 1843, 1844, 1845, 1847, 1851, dan 1914. Pendeta Hal Lindsay pada tahun 1980 mengarang buku Countdown to Armageddon. Katanya, “Kelahiran kembali bangsa Israel menjadi tanda bahwa hitungan-mundurnya telah dimulai.” Dalam buku itu ia mengatakan bahwa pengangkatan (rapture) dan masa aniaya besar (tribulasi) akan terjadi pada tahun 1980.

NUBUAT ATAU LU BUAT?

Pada awal 1988, Edgar Whisenant menulis buku laris berjudul 88 Reasons Why the Rapture Will Be in 1988. Menurutnya, pengangkatan akan terjadi pada tanggal 11-13 September 1988. Tanggal-tanggal itu bertepatan dengan masa Rosh Hashanah, tahun baru Yahudi yang juga dikenal sebagai Yom Teru’ah atau Hari Peniupan Serunai. Ketika hari-hari itu berlalu tanpa sesuatu pun yang terjadi, Whisenant menulis ulang bukunya dengan judul baru 89 Reasons Why the Rapture Will Be in 1989.

Pada 1994, Harold Camping meramalkan bahwa KKKK akan terjadi pada tanggal 7 September 1994. Ia menetapkan tanggal itu berdasar perhitungan angka-angka (numerologi), pendirian Israel modern, dan tanda-tanda jaman lainnya. Meski ia sangat yakin dengan perhitungannya, ramalan itu ternyata meleset juga.

PRINSIP ALKITABIAH: HANYA BAPA YANG TAHU

Injil Markus dengan jelas mengatakan bahwa tidak ada yang tahu kapan waktu kedatangan Kristus kedua kali (KKKK) itu. Malaikat-malaikat dan bahkan Yesus sendiri pun tidak tahu. Kata Yesus, “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja. Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba”(Mrk 13:32-33). Yesus menegaskan hal itu lagi sesaat sebelum naik ke sorga. Kata-Nya, ”Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya” (Kis 1:7).

Sep
21

KEDATANGAN KRISTUS KEDUA KALI (KKKK)

Kedatangan Kristus yang kedua pada akhir jaman yang terjadi dalam dua tahapan. Pada tahap pertama, pengangkatan (rapture), Yesus akan datang bagi orang-orang kudus dan mereka akan diangkat dalam awan menyongsong-Nya di angkasa (1 Tes 4:16-17). Pada tahap kedua, Yesus bersama orang-orang kudus kembali ke bumi untuk melaksanakan penghakiman terhadap musuh-musuh-Nya. Yudas saudara Yakobus menegaskan nubuatan, ”Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya, hendak menghakimi semua orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang fasik itu terhadap Tuhan” (Yud 14).

COMING FOR & COMING WITH

Tetang dua tahap KKKK itu, berkembang konsep “coming for” dan “coming with”. Kedatangan Kristus kedua kali (KKKK) tahap pertama, yaitu Ia datang untuk (coming for) orang percaya. Yesus datang di awan-awan untuk menjemput gereja. Orang-orang percaya akan diubah dalam sekejap menjadi tubuh kemuliaan dan kemudian diangkat (rapture) menyongsong Dia di angkasa. KKKK tahap pertama ini dapat terjadi kapan saja tanpa ada tanda-tanda sebelumnya. Kedatangan Kristus kedua kali (KKKK) tahap kedua, yaitu Ia datang bersama (coming with) orang-orang percaya untuk memerintah di bumi dalam Kerajaan Seribu Tahun. KKKK tahap kedua ini terjadi pada akhir masa tribulasi (aniaya besar).

KKKK dan KKPK

Kedatangan Kristus kedua kali (KKKK) tentunya berkaitan dengan kedatangan Kristus pertama kali (KKPK). KKPK menunjuk pada peristiwa. Kelahiran dan pelayanan Kristus sebagai penjelmaan Allah yang hadir di muka bumi melalui rahim perawan Maria. Yesus lahir bukan dari benih manusia. Maria hanya alat saja sebab Yesus dikandungkan semata-mata oleh Roh Kudus (Mat 1:20; Luk 1:26-38). Kristus melayani di bumi sampai disalibkan mati untuk menebus dosa manusia. Namun pada hari ketiga bangkit pula dari antara orang mati, lalu naik ke sorga duduk di sebelah kanan Allah Bapa. Dari sanalah Ia akan datang kembali (kedatangan Kristus kedua kali, KKKK).

KRONOLOGI

Proses menuju akhir jaman dari masa sekarang mencakup tahapan-tahapan peristiwa sebagai berikut:

  1. Masa Gereja, yaitu sejak Pentakosta (Kis 2) sampai sekarang ini. Masa Gereja akan berakhir pada hari pengangkatan orang-orang percaya saat Yesus datang di awan-awan (rapture).
  2. Yesus datang di awan-awan (kedatangan tahap pertama)
    1. Orang-orang percaya yang sudah mati dibangkitkan dari kubur/kematiannya (kebangkitan orang-orang percaya)
    2. Orang-orang percaya yang masih hidup diubah menjadi tubuh kemuliaan
    3. Orang-orang itu, (a) dan (b) diangkat ke udara, menyongsong Yesus di angkasa (pengangkatan/rapture)
  3. Peristiwa-peristiwa di sorga setelah pengangkatan
    1. Orang-orang percaya yang telah diangkat itu diadili dalam Pengadilan Kristus (bema) untuk pembagian mahkota-mahkota (pahala-pahala)
    2. Terjadi Pesta Perkawinan Anak Domba antara Kristus dengan Gereja-Nya yang telah diangkat itu.
  4. Peristiwa di bumi setelah pengangkatan itu adalah terjadinya masa TRIBULASI (kesusahan/penyisaan besar) selama 7 tahun
    1. Masa 3,5 tahun  pertama terjadi
      1. Antikris berkuasa, didukung nabi palsunya
      2. Agama dunia berkembang dengan dukungan Antikris
      3. Antikris mengadakan perjanjian damai dengan Israel
      4. Murka Tuhan terjadi (meterai-meterai murka Tuhan)
    2. Masa 3,5 tahun kedua terjadi
      1. Antikris menjadi penguasai dunia
      2. Murka Tuhan dicurahkan (cawan-cawan murka Tuhan)
      3. Antikris mengkhianati perjanjian dengan Israel
      4. Antikris dan bangsa-bangsa menyerang Israel (perang Armagedon)
      5. Israel terpojok dan bertobat kepada Yesus Kristus
  5. Kedatangan Yesus tahap kedua
    1. Yesus bersama orang-orang kudus-Nya datang ke bumi sebagai Hakim
    2. Yesus mengalahkan Antikris dan nabi palsunya
    3. Iblis diikat untuk masa 1000 tahun
    4. Pengadilan atas Israel, untuk menentukan siapa-siapa dari orang Israel yang layak masuk ke dalam Kerajaan Seribu Tahun
    5. Pengadilan bangsa-bangsa, untuk mementukan siapa-siapa yang layak masuk ke dalam Kerajaan Seribu Tahun
  6. Masa Kerajaan Seribu Tahun (Milenium)
    1. Yesus menjadi Raja
    2. Orang-orang percaya ikut memerintah bersama Yesus
    3. Pada akhir masa Milenium, Iblis dilepaskan, memberontak lalu dikalahkan oleh Yesus
  7. Pengadilan atas iblis untuk menghukum iblis ke dalam neraka kekal
  8. Pengadilan Tahta Putih, yaitu pengadilan atas orang-orang mati di segala jaman, yang namanya tidak ditemukan di Kitab Kehidupan akan dihukum kekal
  9. Bumi dihanguskan
  10. 10.  Masa langit baru dan sorga baru untuk selama-lamanya
Sep
21

HUBUNGAN YESUS DENGAN GEREJA

Ada tiga unsur penting dalam proses pernikahan di kawasan Israel pada masa itu. Pertama, mas kawin atau mohar yang merupakan uang pengganti dari pihak laki-laki kepada pihak perempuan yang berfungsi memeteraikan perjanjian yang mengikat kedua belah pihak. Kedua, pertunangan, yaitu ikatan yang hampir sama teguhnya dengan ikatan pernikahan. Dalam Alkitab, perempuan yang sudah bertunangan kadang-kadang disebut ’istri’ (Kej 29:21; Ul 22:23-24; Mat 1:18, 20). Alkitab tidak mencatat aturan tentang pemutusan pertunangan. Makanya Yusuf pernah berniat untuk memutuskan hubungan pertunangannya dengan Maria secara diam-diam (Mat 1:19). Ketiga, pernikahan yang dilakukan dengan perjamuan atau pesta pernikahan. Pesta pernikahan itu merupakan peristiwa istimewa yang indah dan megah. Dalam Kidung Agung dan tradisi budaya Aram, kedua pengantin pada pesta itu dinyatakan sebagai ’raja’ dan ’ratu’ yang dipuja-puji.

Begitulah ”hubungan Kristus dengan gereja” (orang-orang percaya). Ketika membahas ikatan suami-istri, Paulus mengatakan, ”Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dengan jemaat” (Ef 5:32). Program yang direncanakan Tuhan bagi gereja adalah program pernikahan melalui proses pemberian mas kawin dan pertunangan.

Pertama, mas kawin yang menyangkut pemberian hadiah-hadiah (Kej 24:53; Hak 1:15). Ketika Yesus mati di kayu salib, harga yang Ia bayar dengan darah-Nya sendiri adalah seperti pembayaran yang sah untuk pernikahan-Nya dengan gereja-Nya kelak di akhir jaman. Darah Yesus adalah mas kawin bagi setiap orang percaya yang dipinang Kristus menjadi mempelai wanita-Nya.

Kedua, pertunangan. Setelah pemberian mas kawin itu, hubungan gereja dan Kristus adalah hubungan pertunangan. Ada ikatan resmi, tetapi pesta pernikahannya baru akan diadakan nanti pada akhir jaman. Pada masa pertunangan sekarang ini, Yesus memberi hadiah-hadiah (Ef 4:8). Yesus bahkan mempersiapkan rumah bagi calon mempelai wanita-Nya (Yoh 14:2). Jadi, selang waktu antara kedatangan Kristus yang pertama (penjelmaan) sampai kedatangan Kristus kedua kali (KKKK) adalah ibarat masa pertunangan. Kesatuannya mengikat, tinggal menunggu pelaksanaan pernikahan.

Ketiga, fase terakhir, yaitu pesta perjamuan pernikahan. Inilah rencana Tuhan atas gereja – mempelai wanita Kristus – pada akhir jaman. Kelak, Yesus (Mempelai Pria) akan menjemput orang-orang percaya. Kita akan diangkat dan menyongsong Kristus di angkasa permai. Pada waktu itulah akan diadakan pesta perkawinan Anak Domba (Why 19:9).

PENCURAHAN ROH KUDUS

Peristiwa yang terjadi menjelang akhir jaman dalam rangka mempersiapkan gereja untuk diangkat menjadi mempelai wanita dewasa bagi Kristus. Alkitab menyatakan, ”Akan terjadi pada hari-hari terakhir – demikianlah firman Allah – bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua menusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat” (Kis 2:17-18; Yl 2:28-32). Beberapa penafsir menyebut fenomena ini sebagai peristiwa ”hujan akhir” yang dahsyat yang sekarang sedang terjadi.

Sep
21

APAKAH NUBUAT

Pewahyuan yang diberikan Roh Kudus melalui perantaraan para nabinya berkenaan dengan peristiwa-peristiwa yang akan datang. Porsi nubuatan dalam Alkitab sangat besar. Dalam Perjanjian Lama terapat 4 kitab Nabi-nabi Besar dan 12 kitab Nabi-nabi Kecil. Sedangkan dalam Perjanjian Baru nubuat hampir terdapat dalam seluruh kitab, terutama kitab Wahyu. Bahkan kitab Yunus dan Kidung Agung juga bersifat nubuatan. Totalnya, sepertempat dari isi Alkitab bersifat nubuatan.

KRISTUS SEBAGAI PUSAT NUBUATAN

Yang membedakan dengan nubuatan Alkitab tentang akhir jaman adalah pusat pemberitaannya. Berita-berita nubuatan Alkitabiah memusatkan diri pada pribadi dan perbuatan Yesus Kristus. Ketika manjadi begitu terkesima dengan penglihatan yang tampak kepadanya, Yohanes diperingatkan untuk tetap berfokus kepada Tuhan Yesus Kristus (Why 19:10).

Rasul Petrus juga menandaskan bahwa nubuatan-nubuatan Alkitab senantiasa berpusatkan Kristus. Katanya, ”Keselamatan itulah yang diselidiki dan diteliti oleh nabi-nabi, yang telah bernubuat tentang kasih karunia yang diuntukkan bagimu. Dan mereka meneliti saat yang mana dan yang bagaimana yang dimaksudkan oleh Roh Kudus, yang ada di dalam mereka, yaitu Roh yang sebelumnya memberi kesaksian tentang segala penderitaan yang akan menimpa Kristus dan tentang segala kemuliaan yang menyusul sesudah itu” (1 Ptr 1:10-11).

Iman Kristen berpusat pada Kristus. Keyakinan bahwa Yesus telah lahir, mati, bangkit, naik, dimuliakan, dan akan datang lagi menjemput gereja-Nya di akhir jaman harus senantiasa menjadi fokus pembahasan. Itulah iman yang Injili, yang Alkitabiah.

Sep
21

RAPTURE

Rapture adalah peristiwa “pengangkatan” orang-orang percaya saat Yesus datang di awan-awan. Tubuh orang-orang percaya akan diubah dalam waktu sekejap menjadi ‘tubuh-tubuh kemuliaan’ (1 Korintus 15:51-52). Lalu terangkat menyongsong Yesus di awan-awan (1 Tes 4:15-17).

Namun, dalam penafsiran Alkitab muncul tiga pandangan tentang pengangkatan ini. Pertama, pandangan bahwa pengangkatan terjadi sebelum masa aniaya besar (pandangan pre-tribulasi). Orang-orang percaya bersama Yesus di awan-awan selama masa 7 tahun aniaya itu. Kedua, pandangan bahwa pengangkatan terjadi di tengah-tengah masa aniaya besar (pandangan mid-tribulasi). Orang-orang percaya bersama Yesus di awan-awan selama masa 3,5 tahun aniaya. Ketiga, pengangkatan terjadi pada akhir masa aniaya (pandangan post-tribulasi). Menurut pandangan terakhir ini, gereja diangkat dan langsung kembali ke bumi bersama Yesus untuk berkuasa atas dunia selama masa Kerajaan Seribu Tahun.

TUBUH KITA DIUBAH

Allaso adalah istilah dalam bahasa Yunani yang berarti “diubah” atau “make different” atau “change” yang dipakai dalam surat 1 Korintus 15:51-52 (“Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah”). Ketika Yesus datang diawan-awan, setiap orang percaya yang hidup benar akan diubah menjadi “tubuh kemuliaan” yang surgawi (tidak fana) dan kemudian diangkat naik menyongsong Yesus di angkasa.

Pengubahan orang percaya dari tubuh fana menjadi tubuh kemuliaan itu merupakan puncak dari proses pengkudusan. Klimaks penyucian itu disebut juga sebagai proses pemuliaan (glorification). Karena itu orang Kristen harus terus menerus menyucikan diri (progressive sanctification) sampai Tuhan menyempurnakan kekudusan kita dan mengangkat kita naik menyambut Yesus yang datang di awan-awan pada akhir jaman.

LALU KITA DIANGKAT

Harpazo adalah istilah dalam bahasa Yunani yang berarti ”diangkat” atau ”caught up” atau ”take by by force”. Istilah ini dipakai untuk menjelaskan proses pengangkatan (rapture) orang-orang percaya pada saat Yesus datang kedua kali (tahap pertama). Paulus mengatakan, “Sesudah itu, kita yang masih hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa” (1 Tes 4:15-17).

Hanya orang-orang Kristen yang memenuhi kualifikasi rohani saja yang diangkat pada saat kedatangan Kristus itu. Orang Kristen yang tidak sungguh-sungguh akan ditinggal dan kemudian memasuki masa kesusahan besar (tribulasi) di mana Antikris berkuasa di dunia. Banyak orang Kristen akan murtad saat melewati masa kesusahan itu karena begitu beratnya tekanan, aniaya, dan penderitaan yang dialami. Sementara orang-orang Kristen yang diangkat hidup bersama Kristus di sorga.

Sep
21

BEMA

Bema adalah ”Pengadilan Kristus” atas orang-orang percaya yang sudah diangkat pada peristiwa pengangkatan (rapture) di akhir jaman. Ini bukan pengadilan soal keselamatan. Tetapi, merupakan penilaian atas kehidupan rohani dan pelayanan setiap anak-anak Tuhan dalam rangka memberi pahala-pahala (mahkota-mahkota) bagi yang layak menerimanya.

Jadi, sementara orang-orang Kristen yang tidak diangkat masuk ke masa kesusahan besar (tribulasi), orang-orang Kristen yang diangkat masuk ke dalam sesi Pengadilan Kristus itu. Mereka yang mempunyai reputasi rohani dan prestasi pelayanan akan mendapat mahkota-mahkota dari Kristus.

MAHKOTA

Mahkota-mahkota yang diberikan pada Pengadilan Bela merupakan representasi dari pahala-pahala yang diberikan Tuhan kepada orang-orang percaya yang terangkat pada akhir jaman. Istilah yang dipakai untuk mahkota yang diberikan kepada orang-orang beriman adalah “stephanos”. Sedangkan istilah yang dipakai untuk mahkota yang dipakai Tuhan yang adalah Raja segala raja adalah “diadema”. Ada lima macam mahkota sebagai berikut.

MAHKOTA KEBENARAN

Pahala yang diberikan Tuhan bagi orang percaya yang setia menantikan kedatangan Kristus kedua kali. Alkitab mengatakan, “Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya” (2 Tim 4:8).

MAHKOTA KEHIDUPAN

Pahala yang diberikan Tuhan bagi orang percaya yang tahan dalam penderitaan. Alkitab mengatakan, ”Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia” (Yak 1:12)

MAHKOTA KEMULIAAN

Pahala yang diberikan Tuhan bagi orang percaya yang setia memelihara domba-domba Allah. Alkitab mengatakan, ”Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu” (1 Ptr 5:4).

MAHKOTA SUKACITA

Pahala yang diberikan Tuhan bagi orang percaya pemenang jiwa-jiwa. Alkitab mengatakan, “Sebab siapakah pengharapan kami atau sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapa Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatangan-Nya, kalau bukan kamu?” (1 Tes 2:19).

MAHKOTA YANG TIDAK BINASA

Pahala yang diberikan Tuhan bagi orang percaya yang berhasil mengalahkan kehidupan lamanya. Alkitab mencatat, “Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi” (1 Kor 9:25).

Sep
21

PERKAWINAN ANAK DOMBA

Perkawinan Anak Domba adalah peristiwa pesta penyatuan antara Kristus (Mempelai laki-laki) dengan gereja/orang-orang percaya (mempelai perempuan). Waktu perkawinan itu adalah di antara pengangkatan (rapture) dengan kedatangan Kristus kedua kali (KKKK) tahap kedua. Kegiatan perkawinan itu sudah terjadi pada saat KKKK, terlihat dari penggunaan kata erthon (“telah tiba”) dalam bentuk aorist (Why 19:7). Pesta itu juga terjadi setelah Pengadilan Kristus (Bema) karena mempelai perempuan sudah bersalutkan perbuatan-perbuatan benar orang kudus yang diperoleh dari Bema (Pengadilan Kristus untuk pemberian mahkota-mahkota) itu (Why 19:8).

KONSEP HUBUNGAN KRISTUS DENGAN GEREJA

Ada tiga unsur penting dalam proses pernikahan di kawasan Israel pada masa itu. Pertama, mas kawin atau mohar yang merupakan uang pengganti dari pihak laki-laki kepada pihak perempuan yang berfungsi memeteraikan perjanjian yang mengikat kedua belah pihak. Dulu, Ribka memperoleh mohar berupa permata dan pakaian yang indah (Kej 24:53).

Kedua, pertunangan, yaitu ikatan yang hampir sama teguhnya dengan ikatan pernikahan. Dalam Alkitab, perempuan yang sudah bertunangan kadang-kadang disebut ’istri’ (Kej 29:21; Ul 22:23-24; Mat 1:18, 20). Laki-laki yang sudah bertunangan disebut ’suami’ (Yl 1:8; Mat 1:19). Alkitab tidak mencatat aturan tentang pemutusan pertunangan. Makanya Yusuf pernah berniat untuk memutuskan hubungan pertunangannya dengan Maria secara diam-diam (Mat 1:19).

Ketiga, pernikahan yang dilakukan dengan perjamuan atau pesta pernikahan. Pesta pernikahan itu merupakan peristiwa istimewa yang indah dan megah. Pada era Perjanjian Lama pesta itu sering berlangsung selama seminggu, misalnya dilakukan oleh Yakub dan Lea  (Kej 29:27). Bahkan, menurut kitab lain, ada yang sampai dua minggu (Tobit 8:20). Dalam Kidung Agung dan tradisi budaya Aram, kedua pengantin pada pesta itu dinyatakan sebagai ’raja’ dan ’ratu’ yang dipuja-puji.

Demikian juga hubungan Kristus dengan gereja (orang-orang percaya). Ketika membahas ikatan suami-istri, Paulus mengatakan, ”Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dengan jemaat” (Ef 5:32). Program yang direncanakan Tuhan bagi gereja adalah program pernikahan melalui proses pemberian mas kawin dan pertunangan.

Pertama, mas kawin yang menyangkut pemberian hadiah-hadiah (Kej 24:53; Hak 1:15). Ketika Yesus mati di kayu salib, harga yang Ia bayar dengan darah-Nya sendiri adalah seperti pembayaran yang sah untuk pernikahan-Nya dengan gereja-Nya kelak di akhir jaman. Darah Yesus adalah mas kawin bagi setiap orang percaya yang dipinang Kristus menjadi mempelai wanita-Nya.

Kedua, pertunangan. Setelah pemberian mas kawin itu, hubungan gereja dan Kristus adalah hubungan pertunangan. Ada ikatan resmi, tetapi pesta pernikahannya baru akan diadakan nanti pada akhir jaman. Pada masa pertunangan sekarang ini, Yesus memberi hadiah-hadiah (Ef 4:8). Yesus bahkan mempersiapkan rumah bagi calon mempelai wanita-Nya (Yoh 14:2). Jadi, selang waktu antara kedatangan Kristus yang pertama (penjelmaan) sampai kedatangan Kristus kedua kali (KKKK) adalah ibarat masa pertunangan. Kesatuannya mengikat, tinggal menunggu pelaksanaan pernikahan.

Ketiga, fase terakhir, yaitu pesta perjamuan pernikahan. Inilah rencana Tuhan atas gereja – mempelai wanita Kristus – pada akhir jaman. Kelak, Yesus (Mempelai Pria) akan menjemput orang-orang percaya. Kita akan diangkat dan menyongsong Kristus di angkasa permai. Pada waktu itulah akan diadakan pesta perkawinan Anak Domba (Why 19:9).

Hubungan Kristus dan gereja ini sudah dinyatakan sejak era Perjanjian Lama. Hosea menyampaikan Firman Tuhan, katanya, ”Aku akan menjadikan engkau istri-Ku untuk selama-lamanya dan Aku akan menjadikan engkau istri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang. Aku akan menjadikan engkau istri-Ku dalam kesetiaan, sehingga engkau akan mengenal Tuhan” (Hos 2:18-19).

Sep
21

TRIBULASI

Tribulasi adalah suatu masa atau periode aniaya atau penyiksaan besar yang amat dahsyat pada akhir jaman (Mat 24:21). Masa ini juga merupakan periode kesusahan besar karena berbagai murka Tuhan dinyatakan – bencana-bencana dan kehancuran-kehancuran alam – membuat manusia sangat menderita. Terjadi setelah gereja diangkat (rapture) dan sebelum kedatangan Kristus kedua kali tahap kedua. Masa itu dibagi dua, masing-masing adalah periode 3,5 tahun. Peristiwa itu akan terjadi di seluruh bumi (world wide) dan bukan bersifat lokal (Why 3:10). Pada masa ini Antikris berkuasa sebagai dictator dunia yang sangat kejam. Barangsiapa tidak tunduk kepadanya akan disiksa dan dibunuh.

Orang-orang Kristen yang tidak hidup benar tidak akan diangkat, sehingga bersama-sama manusia diseluruh dunia memasuki masa tribulasi itu. Sedanglan orang-orang Kristen yang hidupnya benar akan diangkat (rapture) sebelum terjadi masa tribulasi tersebut. Mereka yang diangkat akan mengalami kesukaan luar biasa, menerima mahkota-mahkota dari Kristus, dan memasuk pesta Perkawinan Anak Domba Allah.

“SAKIT BERSALIN”

Sakit bersalin merupakan gambaran yang tepat mengenai proses terjadinya tribulasi (aniaya besar) setelah terjadi pengangkatan gereja (rapture). Penderitaan yang terjadi pada masa awal tribulasi tidak begitu berat namun semakin lama semakin terasa berat dan menyesakkan (Mat 24:4-20). Pada klimasknya merupakan siksaan yang belum pernah dikenal dunia sebelumnya (Mat 24:21-29). Jadi, persis seperti sakit bersalin. Pada mulanya tidak terlalu hebat dan tidak terlalu sering, namun kemudian menjadi gelombang yang tidak mengenal ampun lebih hebat ketika saatnya semakin dekat (band. 1 Tes 5:3).

METERAI-METERAI

Meterai-meterai menggambarkan peristiwa-peristiwa yang akan terjadi pada masa awal tribulasi (aniaya besar) di akhir jaman. Meterai pertama digambarkan sebagai kemunculan seekor kuda putih, yaitu Antrikristus dan kemenangannya (Why 6:2). Meterai kedua adalah seekor kuda merah, yaitu terjadinya perang dunia dan penumpahan darah (Why 6:4). Meterai ketiga adalah seekor kuda hitam, yaitu bala kelaparan akibat perang dan kekeringan (Why 6:5). Meterai keempat adalah seekor kuda hijau kuning, yaitu kematian seperempat penduduk dunia karena pedang, kelaparan, wabah, dan binatang buas (Why 6:8). Meterai kelima adalah jiwa-jiwa di mezbah yang menuntut penghukuman, karena mereka yang baru diselamatkan akan dibunuh (Why 6:10). Meterai keenam adalah terjadinya goncangan di langit dan bumi, bencana-bencana alam (Why 6:12-14). Meterai ketujuh dibuka oleh Anak Domba dengan memperkenalkan 7 malaikat dengan sangkakala yang menyatakan 7 murka Allah.

CAWAN-CAWAN MURKA TUHAN

Pada periode 3,5 tahun yang kedua dari masa tribulasi (aniaya besar), Tuhan mencurahkan murka-murkanya yang disebut sebagai tujuh cawan (Why 15-16). Ketujuh cawan murka itu adalah terjadinya wabah bisul, laut menjadi darah, sungai-sungai menjadi darah, panas yang dahsyat, kegelapan, sungai Eufrat kering, dan hujan es. Ini lebih dahsyat daripada periode sangkakala-sangkakala yang terjadi sebelumnya.

TUJUAN TRIBULASI

Pada masa tribulasi akan terjadi banyak peristiwa yang membuat manusia sangat menderita. Karenanya disebut juga sebagai masa kesusahan besar. Pada masa ini Antikris akan menjadi diktator dunia yang kejam. Siapa yang tidak tuduk padanya akan dianiaya. Antikris yang semula pro-Israel berubah menjadi musuh Israel, sehingga bangsa Israel pun mengalami tekanan maha berat. Sementara itu, berbagai-bagai bencana terjadi: gempa bumi besar, hujan es-api-darah, bintang-bintang jatuh, kegelapan di bumi, dan sebagainya. Sebuah penderitaan yang lengkap. Tapi, mengapa semua itu harus terjadi?

Ada tiga tujuan tribulasi. Pertama,  kesusahan besar yang menimpa Israel itu akan mendorong pertobatan bangsa yang keras kepala ini (Yer 30:7). Dahsyatnya peristiwa-peristiwa pada masa tribulasi, termasuk bagaimana Antikris mengkhianati dan bersama bangsa-bangsa lain memusuhi Israel, akan membuat orang-orang Yahudi itu mencari Mesias. Dengan demikian akan ada banyak orang Israel yang percaya kepada Kristus (Why 7:1-8).

Kedua, masa kesusahan besar (tribulasi) itu akan membuat banyak orang bertobat. Akan banyak orang dari segala bangsa bertobat kepada Kristus. Dengan demikian, menurut rencana Tuhan, Kerajaan Seribu Tahun nanti akan dipenuhi orang-orang dari segala bangsa sebagaimana dicatat dalam kitab Wahyu: ”Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan tahta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka” (Why 7:9).

Ketiga, tujuan masa kesusahan besar (tribulasi) adalah penuangan murka Tuhan kepada Israel dan bangsa-bangsa (Why 3:10; 6:15). Sebab-sebab kemurkaan Tuhan adalah: kejahatan, kemurtadan, dan kemerosotan akhlak manusia (Why 14:8), penyembahan berhala dan pemujaan kepada setan (Why 13:11-18), dan kekerasan hati manusia terhadap Tuhan (Why 16:9). Inilah program Tuhan untuk membersihkan dunia dari dosa dan orang-orang berdosa sebelum dimulai Kerajaan Seribu Tahun yang akan dimpimpin langsung oleh Kristus.

Sep
21

ANTIKRIS

Antikris adalah sebutan untuk seorang “diktator dunia” yang akan berkuasa selama masa aniaya besar (tribulasi) di akhir jaman (Dan 7:1-8, 23-28; 8:3-12; 11:36; Why 13; 17:11-17). Ciri-cirinya adalah sebagai berikut. Seorang pemimpin yang jahat lagi kejam (Dan 7:7-25; 2 Tes 2:3; Why 13). Ia adalah seorang manusia (Dan 7:8; 8:22-23; 2 Tes 2:3; Why 13:18). Mengadakan mujizat-mujizat palsu (2 Tes 2:9-10; Why 13:3-5; 16:14; 17:18). Menyesatkan bangsa-bangsa (1 Tes 2:9-10; 1 Yoh 2:18; Why 20:3). Membunuh kedua saksi Yesus (Why 11:7-10). Membunuh semua orang Kristen dalam kerajaannya (Why 13:15-17; Why 20:4).

ANGKA 666

Angka 666 adalah angka Antikris. Penguasa dunia yang keji pada masa aniaya besar di akhir jaman ini akan memaksa semua orang untuk menerima angka tersebut (Why 13). Mungkin, dalam konteks kemajuan sekarang, angka itu bisa saja ditanamkan pada dahi atau tangan kanan orang dalam bentuk microchip dengan teknologi nano super canggih, sebagai ganti kartu penduduk, kartu kredit, kartu pajak, dan kartu ijin kerja. Untuk menerima angka itu, orang harus menyembah setan dan memuja Antikris. Sedangkan yang menolak angka itu akan dibunuh dan dipenggal kepalanya (Why 13:7-10, 13-18; 20:4). Bila orang Kristen menerima angka itu maka ia akan kehilangan keselamatannya di dalam Kristus (Why 14:6-13). Sekarang, angka 666 sudah ‘disosialisasikan’ dalam berbagai bidang. Gereja setan (satanic church) yang eksis di mana-mana, misalnya, menggunakan angka itu secara terang-terangan.

ANTIKRIS DAN ISRAEL

Pada 3,5 tahun pertama masa Tribulasi (masa kesusahan/aniaya besar setelah peristiwa rapture), Antikris mengadakan perjanjian damai dengan Israel. Namun, pada 3,5 tahun kedua masa Tribulasi itu, Antikris mengkhianati Israel. Bahkan Antikris bersama bangsa-bangsa menyerang Israel (perang Armagedon). Namun akhirnya Israel bertobat kepada Kristus. Yesus pun datang lagi (kedatangan tahap kedua) dan mengalahkan Antikris serta menghukumnya.

ANTIKRIS-ANTIKRIS (“BANYAK ANTIKRISTUS”)

Kecuali Antikris, Alkitab menyebut pula adanya Antikris-antikris (banyak Antikris). Mereka adalah orang-orang yang memiliki sikap dan sifat Antikristus yang menyangkal Bapa maupun Anak (Yesus Kristus). Yohanes mengatakan, “Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir” (1 Yoh 2:18). Jadi, sebelum ada Antikris yang berkuasa pada masa tribulasi, sekarang telah banyak orang yang dikuasai roh antikris sehingga sikap dan sifat mereka selalu melawan Yesus dan kekristenan.

Sep
21

PENGINJILAN SEDUNIA

Secara khusus, penginjilan dunia juga akan dilakukan pada masa aniaya/kesusahan besar (tribulasi). Di bawah tekanan diktator dunia Antikris, penginjilan terakhir akan dilakukan oleh “dua saksi” yang dimunculkan Tuhan. Mereka berdua adalah Henokh dan Elia yang dulu diangkat ke sorga dan tidak pernah mengalami kematian jasmani (Kej 5:24; 2 Raj 2:11). Mereka berdua akan memulai pelayanan di Yerusalem dan melayani selama 3,5 tahun (1260 hari). Kemudian, ketika mereka akan disembelih, keduanya langsung diangkat kembali ke sorga (Mal 4:5-6; Why 11:3-12). Penginjilan sedunia itu juga dilakukan oleh 144.000 orang Israel yang dimeteraikan Tuhan untuk menjadi saksi-saksi Injil. Karena tekanan aniaya dari Antikris, mereka akan menjadi martir-martir karena usaha-usaha penginjilan itu.

Namun, meski para utusan Injil itu sudah dibunuh, penginjilan tetap dilancarkan. Tuhan bahkan memobilisasi para malaikat untuk memberitakan Injil ke seluruh dunia: ”Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum” (Why 14:6). Dengan demikian semua orang di seluruh bumi akan tahu bahwa keselamatan hanya ada di dalam Tuhan Yesus Kristus. Pemberitaan itu juga menekankan tentang kedatangan Kristus untuk menghancurkan Antikris yang sedang berkuasa di masa tribulasi itu.

Rencana Tuhan untuk melancarkan penginjilan sedunia pada era tribulasi itu menegaskan bahwa tugas Amanat Agung yang harus dikerjakan oleh gereja Tuhan sekarang (Mat 28:19-20). Bahkan penginjilan oleh malaikat sudah terjadi sekarang.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.